Pensiunpreneur - PT Jasa Raharja - Rumah Perubahan | Rumah Perubahan

Pensiunpreneur – PT Jasa Raharja

Pensiunpreneur – PT Jasa Raharja

Apa yang terpikirkan jika kata “pensiun” terlontar? Ada yang menjawab, itulah saat ketika masa tua bisa dinikmati secara maksimal. Ada pula yang menjawab, itulah momen karier kedua bisa dikembangkan.

Masa-masa pensiun tidak sekadar menikmati apa yang sudah didapatkan selama masa produktif. Ia bisa juga berarti memaknai hidup dengan lebih optimal.

Tetapi sayangnya, ada juga yang berpikiran kalau masa pensiun berarti berakhirnya “power.” Seseorang menjadi tidak lagi memegang wewenang dan digantikan oleh yang lebih muda. Padahal kenyataannya tidak berkata demikian.

Melalui Pensiunpreneur, sebanyak 39 orang dari PT Jasa Raharja mengikuti beragam kegiatan bersama Rumah Perubahan. Bertempat di Hotel Alana Sentul, selama 4 hari (14-17 Oktober 2019)  mereka mendapatkan sesi untuk memaksimalkan masa-masa pensiun mereka kelak.

Mari Awali dengan Pola Pikir

Adanya peralihan dari masa aktif bekerja ke masa pensiun, bagi sebagian orang terasa menakutkan. Skenario “what if” atau “bagaimana jika” seakan-akan terus berputar di dalam benak. Maka, ada baiknya jika bersama-sama menyetel ulang pola pikir dengan yang positif. Melalui sesi “Building Positive Mindset & Creating New Ideas for Second Carier” para peserta diajak berdiskusi untuk membayangkan bagaimana masa pensiun yang bermakna bagi mereka. Bisa saja dari situ, mereka menemukan ide-ide baru yang bisa dikembangkan dan menjadi karir kedua mereka kelak.

Selain pola pikir, para peserta juga mendapatkan sesi mengenai pengelolaan keuangan di masa pensiun. Dalam sesi tersebut, mereka mempelajari apa-apa saja yang perlu diperhatikan dan bagaimana membuat tabungan mereka tidak sekadar hanya untuk konsumsi. Penting juga memiliki pengetahuan mengenai wirausaha yang bisa menjadi modal masa pensiun mereka kelak.

Berkunjung dan Mendapat Inspirasi

Selama kegiatan Pensiunpreneur, peserta juga diajak berkeliling. Mereka diajak berkunjung ke beberapa tempat dan mendegarkan langsung seperti apa praktik wirausaha. Dari situ, mereka bisa mendapatkan ide dan bertanya kepada pelaku usaha. Dari bekal itulah, peserta diharapkan tahu langkah-langkah apa yang perlu dipersiapkan.

Para peserta berkunjung ke beberapa lokasi usaha seperti kedai kopi, pembuatan moci, dan pembudidayaan tanaman hidroponik.

Peserta sangat antusias. Hal tersebut terbukti pada ramainya diskusi ketika sesi tanya-jawab dengan pelaku usaha dibuka. Mereka terlihat tidak sekadar ingin tahu, melainkan ingin benar mencoba mengaplikasikan dan bisa menjalankannya sebagai modal karir keduanya. Bahkan ada juga yang mencoba mengungkapkan apa yang menjadi fokusnya.

Keluarga juga Penting

Berbicara tentang masa pensiun bukan berarti hanya memikirkan diri sendiri saja. Ada juga keluarga yang perlu diperhatikan dan diberi pengertian. Perubahan status seseorang dari pekerja menjadi purna bakti sedikit banyak akan berpengaruh terhadap kondisi dalam sebuah keluarga. Tidak heran jika dalam Pensiunpreneur juga ada sesi Harmoni Keluarga. Terutama dalam hubungan suami dan istri. Mereka bisa sama-sama saling mendukung untuk mengembangkan usaha, misalnya. Atau sama-sama saling mengingatkan tentang kesehatan diri dan pasangan.

Masa pensiun yang seharusnya bisa diisi dengan sesuatu yang menyenangkan tetap memerlukan persiapan.

Masukkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.