Eksplorasi Manusia di Era #MO - Workshop Garis Mahir - Rumah Perubahan | Rumah Perubahan

Eksplorasi Manusia di Era #MO – Workshop Garis Mahir

Eksplorasi Manusia di Era #MO – Workshop Garis Mahir

Masih dalam rangkaian Pameran Garis Mahir, pada hari Sabtu, 1 Februari 2020 lalu, Rumah Perubahan juga mengadakan workshop yang berkaitan dengan bagaimana manusia menemukan garis mahirnya. Mengusung topik Eksplorasi Manusia di Era #MO, workshop kali ini dibawakan oleh Head of Research, Ikhlasul Amal dan Barka Anantadira.

Sebagaimana yang tertulis dalam buku #MO, kini mengoptimalkan sumber daya tidak dari sekadar melakukan eksploitasi tetapi juga melakukan eksplorasi. Termasuk terhadap potensi yang dimiliki oleh masing-masing individu. Eksplorasi pun menjadi hal baru yang harus dilakukan oleh seseorang jika ingin tetap relevan dengan era #MO. Dan itu semua diawali dari pola pikir (mindset) dari masing-masing individu, pola pikir yang bertumbuh (growth mindset).

Dari workshop Garis Mahir yang dihadiri oleh para pendidik serta mahasiswa, eksplorasi potensi manusia hendaknya juga dilengkapi dengan mentalitas seorang Driver. Maksudnya ialah, mereka yang bersedia menjadi proaktif, berani mengambil risiko, memiliki disiplin diri yang tinggi, hingga membekali dengan cara berpikir kritis dan kreatif. Bekal itu tadi juga dikenal dengan sebutan 7 Elements of Self Driving.

Melengkapi diri dengan hal tersebut akan membuka banyak kesempatan untuk semakin berkembang mengikuti tuntutan zaman.

Era #MO Juga Menyapa Sektor Pendidikan

#MO tidak hanya ditemui oleh para pelaku bisnis saja. Seluruh sisi kehidupan manusia ikut berubah mengikuti getaran disrupsi. Termasuk, pendidikan. Mempersiapkan anak didik untuk menghadapi era yang baru juga membutuhkan tenaga pendidik yang juga harus mau berubah. Apabila tenaga pendidiknya sudah memahaminya, anak didik pun juga bisa diberikan contoh nyata dan diajak bereksplorasi bersama.

Barka Anantadira, Head of Research Rumah Perubahan menjelaskan mengapa setiap manusia sebaiknya melakukan eksplorasi diri.

Dari para peserta, ada pula pertanyaan unik yang terlontar. Salah satunya adalah bagaimana caranya  bagi generasi Baby Boomers dalam merespon generasi Millennials.

Share on Pinterest

Masukkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.